Sunday, January 18, 2015

Cara Modifikasi Tunner TV

KASUS :
  • TV Toshiba 29” eks bengkel lain. Datang dalam keadaan sudah tanpa Tuner, Ketika saya tanyakan tuner bekasnya sudah tidak ada lagi.
  • Informasi pemilik sudah dicarikan kemana-mana tidak ada
PEMERIKSAAN
  •  Hasil pemeriksaan pada main board tv, tuner yang digunakan adalah jenis FS (frequency sythesizer) atau PLL 
  • Kebetulan kami memiliki stock beberapa macam tipe tuner TV  PLL seperti merk Samsung, China, Panasonic, Sanyo, Sony………….. maka terus kami lakukan percobaan satu demi satu. 
  • Dan hasilnya….tidak ada satupun yang cocok……… 
  • Tetapi pada saat mencoba dengan eks Sony Kirarabaso……tegangan pada pin-VT tuner bisa main berubah dari 0 ~ 32v ketika dicoba auto-search….hanya gambarnya tidak terima sama sekali 
Wah sayang sekali kalau hanya gara-gara tidak ada tuner - TV yang tabungnya masih bagus ini tidak dapat digunakan atau harus ganti mesin. Setelah berpikir beberapa saat maka kemudian kami lakukan percobaan modifikasi sebagai berikut :

  • Pasang tuner TV biasa jenis VS (Voltage synthesizer) pada lokasi bekas tuner yang rusak. Pin Tuner  yang kami sambungkan adalah : (Vcc 5v), (AGC), (IF-out), (Gnd) 
  • Pasang pada lokasi terpisah tuner eks Sony Kirarabaso, dimana Pin yang kami sambungkan adalah : (Vcc 5v), (Vcc 30v), (SDA), (SCL). Kemudian pin-VT dari Sony kami sambung ke pin-VT tuner VS. 
  • Coba auto-search…………..dan jreeeeeng…….gambar bisa terima…….dan semua bisa ter-memori dengan sempurn.
Catatan:
Mengganti tuner PLL dengan tipe lain dan cara memerikas tuner tersebut PLL cocok atau tidak : 
  • Pasang tuner 
  • Lakukan auto search Amati - apakah raster ada noise yang kuat…..
  • Kalau tidak ada berarti tuner tidak cocok 
  • Raster ada noise – coba sentuh-sentuh  antena input. Jika raster tidak kedip-kedip saat disentuh-sentuh maka tuner tidak cocok 
  • Jika tuner tersebut memiliki pin-VT (lokasi didepan setelah pin-AGC). Ukur tegangan VT apakah bisa berubah dari 0 ~ 33v. Kalau tidak bisa berarti tuner tidak cocok. Perlu diketahui bahwa tidak semua tuner PLL mempunyai pin-VT. kalau tidak punya dan untuk memastikan makan gunakan dulu tuner biasa..

BACA juga cara memastikan Tuner TV rusak/ Tidak ??

READMORE...

Monday, January 12, 2015

Cara Mudah Melepas Trafo Switching Ferrite

Cara melepas Trafo Switching Ferrite mungkin di antara  teman-teman  ada yang pernah mengalami kesulitan dalam melepas Ferite nya bukan...?? sama... saya juga awalnya begitu, tapi setelah saya mengetahui tip dan triknya mudah sekali melepas ferrite trafo switching tersebut, ga sampai lima menit..Nih tak kasih ilmunya tapi jangan bilang - bilang ya... kalau ada yang tanya suruh aja baca di sini... hehehe... 


 Cara Mudah Melepas Trafo Switching Ferrite

Gini caranya: rebus air sampai mendidih kemudian masukkan trafo  switching yang mau dilepas ferrite-nya kedalam air panas menggelegak tersebut, tunggu beberapa saat kira kira 1 menit, kemudaian ambil trafo menggunakan tang penjepit, jangan tunggu sampai dingin, justru masih dalam kadaan panas inilah kita mudah melepas ferritenya karna parekatnya meleleh. Gunakan alat bantu tang dan obeng tipis untuk menarik ferit. Semoga berhasil…

READMORE...

Catu Daya Menggunakan Modul Regulator Switching/ Gacun

Ada cara yang bisa dibilang mudah untuk membangun catu daya switching ini karena tidak diperlukan pemasangan komponen per komponen satu demi satu hingga terwujudlah menjadi sebuah rangkaian yang siap pada tahap diuji cobakan. Bagaimana caranya! yaitu hanya tinggal memasang modul regulator switching (Gacun) gitu saja. Bagi yang sering reparsi pesawat televisi pasti sudah familier pada modul regularor switching ini. Ketika regulator TV rusak, cabut semua komponen di bagian input trafo dan pasang modul tersebut. Mari kita terapkan ide ini untuk membuat catu daya switching ala Chief Fara Quin, eh ...ala kita sendiri alias made in sendiri. Wah senang pasti! Akhirnya bisa membuat sendiri Catu daya Switching ini. Suatu kebanggaan karena masih jarang yang bisa merakitnya, sekarang giliran kamu.Berani coba Siapa takut!

Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:
  1. Modul regulator switching/ Gacun
  2.  Transformator : Untuk trafo dapat kita menggulungnya sendiri atau trafo dari eks switching  regulator yang telah rusak dan kita manfaatkan trafonya. cara menggulung trafo switching baca di sini
  3.  Beberapa komponen pendukung diantaranya; Transistor, Optocoupler, Dioda zener,          Resistor dll.

Skema rangkaian catu daya switching menggunakan 
modul regulator/ gacun


Modul regulator/ gacun

Perakitan
Modul Switching Regulator memiliki tiga kabel output dengan warna Merah. Hitam dan Biru. Trafo Ac matic di bagian Primer memiliki empat kaki dan Sekunder terdapat dua kaki. Sesuai skema gambar kabel warna merah dihubungkan pada kaki trafo Tap tengah ( urutan ke tiga dari kaki trafo yang dapat ground ). Kabel warna hitam dihubungkan pada kutub negatif elko 100uF/400V, dan kabel warna biru pada saklar pengendali optocoupler

Uji Coba
      Untuk uji coba sangat perlu hatii-hati, karena itu lebih baik jangan langsung di hubungkan pada sumber AC 220V, tetapi serilah menggunakan lampu pijar 40 watt, perhatikan nyala lampu dan ukur keluarannya.... sesuai atau tidak...?? normalnya saat tidak di bebani lampu pijar 40 watt tersebut tidak nyala .... 

READMORE...

Monday, February 20, 2012

BA5417 Stereo Power Amplifier Circuit

BA5417 stereo amplifier circuit has of good features like thermal shut down, standby function, soft clipping, wide operating voltage range etc. The circuit can be deliver 5W × 2 when VCC = 12V and RL = 4Ω, or 2.8W x 2 when VCC = 9V RL = 3Ω.This and amplifier circuit has excellent sound quality, and low THD (total harmonic distortion) around 0.1% at F = 1kHz; Pout = 0.5W
BA5417 Stereo Power Amplifier Circuit
C-in are DC decoupling capacitors which block any DC level present in the input signals. C3 and C5 couples the amplifiers left and right power outputs to the corresponding loud speakers. C2 and C6 are bootstrap capacitors. Bootstrapping is a method in which a portion of the amplifiers is taken and applied to the input. The prime objective of bootstrapping is to improve the input impedance. Networks R1,C1 and R2,C7 are meant for improving the high frequency stability of the circuit. C4 is the power supply filter capacitor. S1 is the standby switch. C8 is a filter capacitor. RF1 and RF2 sets the gain of the left and right channels of the amplifier in conjunction with the 39K internal feedback resistors.

READMORE...

3VDC Stereo Headphone Amplifier by IC LM4910

This is a stereo headphone amplifier circuit of using LM4910 IC. This circuit is very simple so it is very easy to make even for beginners once. because the voltage source is used only 3 VDC you can use 2 x A3 battery in series stacking.
 
Circuit diagram of 3VDC Stereo Headphone 
Amplifier by LM4910 
IC LM4910 Pinout
LM4910 Boomer belonging to the series of National Semiconductors is an integrated stereo amplifier is primarily intended for headphone stereo applications. The IC can be operated from 3.3V ans its 0.35mW can deliver output power into a 32 ohm load. The LM4910 has very low distortion (less than 1%) and the shutdown current is less than 1uA. This low shutdown current makes it Suitable for battery operated applications.

C1 and C2 are the input DC decoupling capacitors for the left and right input channels. R1 and R2 are the respective input resistors. R3 is the feed back resistor for left channel while R4 is the feed back resistor for the right channel. C3 is the power supply filter capacitor. The feedback resistors also sets the closed loop gain in conjunction with the corresponding input resistors.

READMORE...

Wednesday, January 25, 2012

10 LED VU Meter Using IC LM3914

This 10 LED VU meter circuit has only a few parts but is useful as an indicator for the measurement of entering acoustic signals. The circuit is a perfect one chip replacement for the standard analog meters. It is completely solid state and will never wear out
LM3914 VU Meter Circuit

The circuit is built around an LM3914 IC. The input signal from the VU meter is put on pin 5 of IC1. Through pin 9 of IC1 is the display mode sets (bar or dot instructions). In the drawn state IC1 works in the dot mode. When pin 9 is coupled to pin 3, the IC works in bar mode. Obviously the whole circuit consumes less power in dot mode.

List Component
C1        : 2.2uF/ 25V Electrolytic Capacitor
R1        : 1K  Resistor
D1        : 1N4002 Diode
LED1-LED  : 10 x  LED or LED Array
U1        : LM3915 
 
Notes
  • V+ can be anywhere from 3V to 20V. 
  • The input is designed for standard audio line voltage with has a maximum input voltage of 1.3V.
  • Pin 9 can be disconnected from ground to make the circuit use a moving dot display instead of a bar graph display.

READMORE...
 
Skema Rangkaian Elektronika